TERPOPULER

Soeara Rakjat

ADVERTISEMENT

Soeara Rakjat Indonesia

Soeara Rakjat Indonesia Media Rakyat Indonesia

Google+ Badge

Powered by Blogger.
Syukuran Nelayan, Ruat Laut Desa Muara Ciasem akan Digelar pada Minggu 1 Oktober 2017

On September 21, 2017 with No comments

Kemeriahan Ruat Laut Desa Muara di Teluk Ciasem
Soeara Rakjat. Muara. Masyarakat nelayan di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, akan kembali menggelar kegiatan syukuran nelayan atau yang dikenal dengan Ruat Laut. Ajang dua tahunan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur para nelayan karena selama ini mereka bisa mendapatkan ikan dan udang juga hasil laut lainnya yang melimpah.

Prosesi ruat laut sendiri akan digelar di lepas pantai Teluk Ciasem yang juga tempat bermuaranya sungai Ciasem. Ritual berupa ruat laut atau pesta laut sendiri sudah berlangsung sejak lama dan merupakan seremoni budaya warisan dari nenek moyang dan leluhur masyarakat nelayan di desa Muara dan Tanjungtiga.

Mengenai waktunya, syukuran nelayan ini akan digelar pada hari Minggi, 1 Oktober 2017 dan akan dipusatkan di KUD Mina Bahari, yang merupakan induk dari para nelayan di Desa Muara dan Tanjungtiga. Beberapa hari terakhir, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang sudah berdiri sejak 1930-an ini sudah mulai berbenah dan melakukan berbagai persiapan untuk terselenggaranya acara tersebut.

Selain ritual utama yakni melarung kepala kerbau untuk makanan ikan di sekitar teluk Ciasem, syukuran nelayan ini juga disemarakan oleh berbagai kemeriahan dan juga hiburan rakyat. Dengan menggandeng beberapa perusahaan sebagai sponsor, KUD Mina Bahari berusaha untuk membuat kegiatan syukuran nelayan ini bisa menghibur masyarakat nelayan dan juga para pengunjung.

Selain kesenian tradisional wayang kulit semalam suntuk sebagai hiburan utama, akan hadir pula beberapa kesenian tradisional lainnya seperti pentas sandiwara. Tak hanya kesenian tradisional, beberapa kesenian modern diantaranya Organ Dian Sastra asal,Cirebon turut pula memeriahkan Ruat Laut Desa Muara.

Sepekan sebelumnya, masyarakat juga akan dihibur oleh tournamen bola voley yang akan menghadirkan klub-klub ternama dengan pemain-pemain profesional dan bahkan beberapa diantaranya adalah pemain nasional.

Menurut Manager KUD Mina Bahari Irmaya Diantoro, ruat laut dipastikan akan digelar pada awal Oktober ini. "Seperti yang sudah disepakati bersama, syukuran nelayan desa Muara akan dilangsungkan pada hari Minggu tanggal 1 Oktober. Semoga tak ada kendala agar kegiatan ini berjalan sukses," ujar Irmaya saat ditemui di TPI Mina Bahari. mch/baim


Wisata bahari. Pesta laut di muara ciasem Subang
Dikirim oleh Adian Lobagaya pada 11 Oktober 2015
Kumpulkan Koin Receh Untuk Bayar Denda PSSI, Bobotoh: Save Rohingya Kena Denda Kenapa Save Paris Tidak?

On September 18, 2017 with No comments

Bobotoh Viking kumpulkan receh untuk bayar denda PSSI
Soeara Rakjat. Football. Suporter atau Bobotoh Persib Bandung yang dikenal dengan sebutan Viking, saat ini tengah berusaha mengumpulkan koin receh untuk diberikan ke PSSI sebagai pembayaran atas denda yang telah mereka terima. Sebelumnya PSSI sendiri memberi sanksi kepada Persib karena Bobotoh melakukan koreo Save Rohingya dalam salah satu pertandingan di stadion Jalak Harupat.

Menurut Komisi Disiplin PSSI, aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Bobotoh ini sudah masuk dalam ranah politik. Sementara para Bobotoh sendiri berkeyakinan bahwa aksi mereka adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap etnis minoritas muslim Rohingya yang saat ini tengah mengalami penindasan di Myanmar.

Namun karena aksi tersebut, Persib lantas diberi sanksi dan diharuskan membayar denda sebesar Rp 50 juta. Meski demikian, aksi kemanusiaan yang berujung pada sanksi dari PSSI ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Tak hanya para pemain dan pengurus Persib, hampir seluruh Bobotoh sangat antusias untuk ikut menyumbang dengan cara mengumpulkan koin recehan.

Selain berhasil mengumpulkan koin receh untuk membayar denda ke PSSI, seorang Bobotoh lantas menulis surat terbuka yang isinya cukup menyentak. Dalam sebuah postingan di akun Facebook, Bobotoh ini menulis, aksi mereka adalah aksi kemanusiaan yang selama ini terbiasa dilakukan oleh para pemain dan suporter di lapangan.

Bobotoh Viking ini lantas mempertanyakan mengapa aksi Save Rohingya mendapat sanksi atau denda, sementara aksi serupa seperti Save Paris beberapa waktu lalu tidak mendaptkan sanksi yang sama. Berikut ini adalah tulisan atau surat terbuka seorang Bobotoh bernama Jupran Machyudin, yang ditulis dan dibagikan di jejaring sosial Facebook.
BOBOTOH PERSIB AING =================== by: Jupran Machyudin PSSI harus hati2 dan waspada berhadapan dengan Bobotoh,...
Dikirim oleh Jupran Machyudin pada 15 September 2017
Sebelumnya, suporter Persib memang memperagakan koreo yang membentuk tulisan Save Rohingya. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari mayoritas masyarakat para pecinta pesepakbolaan tanah air khususnya para Bobotoh Maung Bandung. Namun demikian, buntut dari aksi tersebut Persib harus menerima sanksi dan denda sekitar Rp 50 juta. mch/baim


Koreo save rohingya #persib #bobotoh #viking #bomber #ultras #Indonesia PERSIB Bandung 🤘 Viking-Persib #SAVEROHINGYA
Dikirim oleh Romiez Blockm pada 9 September 2017
Tenaga Kerja Indonesia dan Komunitas Muslim Dunia di Korea Selatan Gelar Aksi Solidaritas Untuk Rohingya

On September 11, 2017 with No comments

Aksi Solidaritas Muslim Indonesia untuk Rohingya di Korea Selatan
Soeara Rakjat. Dunia. Tragedi Rohingya, terus menjadi sorotan dunia dan mengundang rasa keprihatinan yang begitu besar dari masyarakat internasional. Peristiwa berdarah yang sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu itu hingga kini tak kunjung menemui penyelesaian.

Karenanya, seluruh komunitas masyarakat muslim di seluruh dunia merasa sangat prihatin. Beberapa negara seperti Turki, Chechnya, Bangladesh dan beberapa negara Islam meminta agar militer Myanmar bisa segera menghentikan aksi kekerasan terhadap kelompok minoritas muslim tersebut.

Selain seruan-seruan yang dilakukan dengan jalan diplomasi yang dilakukan oleh beberapa negara, muncul pula aksi solidaritas masyarakat muslim yang menggalang donasi guna meringankan penderitaan warga Rohingya di distrik Arakhan.

Salah satunya dilakukan oleh komunutas Muslim di Korea Selatan, yang kemudian menggalang aski solidaritas dengan mengumpulkan sejumlah uang yang nantinya akan  disumbangankan kepada warga Rohingya yang saat ini tengah menderita.

Komunitas warga muslim yang sebagian besarnya adalah warga Indonesia yang bekerja di Korea Selatan ini bahu membahu bersama warga muslim dari negara lain, yang juga tinggal di Korea Selatan.
Aksi penggalangan dana oleh umat Islam di Korea Selatan sendiri berhasil mengumpulkan jumlah uang hingga 5 juta Won lebih, yang nantinya akan segera disalurkan ke warga Rohingya yang sebagiannya kini berada di kamp-kamp pengungsian yang tersebar di beberapa negara.

"Aksi Solidaritas untuk Muslim Rohingya di Korea Selatan. Alhamdulillah Pengumpulan Dana Sumbangan Muslim di sini mencapai Angka 5.078.000 won atau Sekitar Rp 58.904,000," ujar seoang netizen yang membagikan foto dan video aksi solidaritas tersebut.


Dikirim oleh Andre Yansah Aswaja pada 9 September 2017

Selain masyarakat muslim, tragedi Rohingya juga turut mendaoat perhatian serius dari masyarakat dunia pada umumnya. Di beberapa negara Eropa seperti Jerman, warga menggelar unjuk rasa agar kekerasan terhadap etnis minoritas tersebut segera di hentikan. mch
Apakah Uang Hasil Pesugihan/Pelihara Tuyul Dikenakan Pajak? Ini Jawaban Ditjen Pajak RI

On August 29, 2017 with No comments

Pict @alvianoszta/@DitJenPajakRI
SoearaRakjat. Netizen. Netizen di tanah air, kembali dibuat tersenyum simpul saat seorang pengguna akun Twitter bertanya langsung pada akun resmi Direktorat Pajak Republik Indonesia. Sebuah pertanyaan yang mungkin saja sebelumnya tak terpikirkan oleh siapapun.

Adalah pemilik akun @alvianoszta yang bertanya langsung perihal kewajiban para wajib pajak kepada negara. Tak tanggung-tanggung, ia pun menanyakan langsung pada akun resmi @DitjenPajakRI milik Direktorat Pajak Republik Indonesia.

"Min (admin), jika ada seorang pengangguran tetapi dia melakukan pesugihan/miara tuyul sehingga uangnya (jadi) banyak, apakah dia kena pajak?," tulis alvian.

Sayangnya, akun Direkotrat Pajak sendiri tidak memberi jawaban langsung karena karena pertanyaan tersebut dinilai sebagai sesuatu yang janggal. Admin @DitjenPajakRI lantas balik bertanya dan menyebutkan, apakah tidak ada pertanyaan lain?
Meski terdengar lucu dan seperti mengada-ada, namun pertanyaan dari akun @alvianoszta ini berhasil menarik perhatian netizen. Sejak beberapa hari terkhir, cuitan ini menjadi viral di jejaring sosial. 
Tak hanya di Twitter, cuitan @alvianoszta juga bahkan viral di jejaring sosial Facebook dalam bentuk screnshoot atau tangkapan layar. Hingga kini beberapa netizen masih begitu bersemangat untuk menanggapi. mch
Menyambut Hari Kemerdekaan dan HUT PAN ke-19, DPD PAN Subang Gelar Aksi Sosial di Alun-alun Pagaden

On August 27, 2017 with No comments

DPD PAN Subang gelar aksi sosial dalam HUT PAN ke-19
Soeara Rakjat. Pagaden. Menyambut peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dan juga ulang tahun Partai Amanat Nasional (PAN) ke-19, DPD PAN Subang menggelar aksi sosial dan panggung terbuka yang bertempat di alun-alun Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kegiatan sosial yang digagas DPD PAN Subang ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD PAN Subang Asep Rochman Dimyati atau yang lebih populer disapa ARD. Selain itu, nampak hadir pula Ketua Fraksi PAN DPRD Subang Drs. H. Lutfi Isror Al-Faroby dan juga Sekjen Bobby Haerul Anwar S.IP.


Dalam kesempatan tersebut, Asep Rochman Dimyati (ARD) memberi apresiasi untuk para siswa berprestasi dan juga santunan untuk anak yatim (dhuafa). Di hadapan seluruh peserta yang sebagian besarnya adalah pengurus cabang dan juga warga sekitar, ARD bertekad menjadikan PAN sebagai gerbong terdepan dalam menyuarakan aspirasi rakyat.

"Esensi dari berpolitik adalah pengabdian untuk masyarakat. PAN bertekad menjadikan Kabupaten Subang semakin lebih baik khususnya dalam bidang-bidang yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat," tegas ARD dalam sambutannya.


HUT PAN ke-19 kali ini juga diwarnai dengan aksi sosial dalam bidang kesehatan yang melibatkan kader-kader PAN secara langsung. Secara bergiliran para pengurus DPC dan kader-kader PAN kemudian menggelar aksi donor darah dengan mendatangi tenda atau stand yang telah disediakan.

Masih di sekitar kawasan Pagaden, DPC PAN Pagaden Barat juga menggelar aksi menangkap ikan dengan hadiah uang tunai Rp 1 juta. Selain hadiah uang tunai, peserta yang berhasil menangkap ikan lele akan diberi bingkisan yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD PAN Subang Asep Rochman Dimyati (ARD). mch


Dikirim oleh M. Chaerudin pada 26 Agustus 2017